-->

Febry Tetelepta Sebut Ground Breaking Tol Akses Makassar New Port (MNP) pada Desember 2021

Febry Tetelepta Sebut Ground Breaking Tol Akses Makassar New Port (MNP) pada Desember 2021.lelemuku.com.jpg

 MAKASSAR, LELEMUKU.COM - Jalan tol akses khusus Makassar New Port (MNP) ditargetkan ground breaking di tanggal 30 Desember 2021. Target tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Deputi I Staf Kepresidenan, PT Pelindo, Sekretaris Provinsi Sulsel, Kakanwil BPN ATR Wilayah Sulsel, Polda Sulsel, Pemkot Makassar, dan stakeholder lainnya.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Febry  Calvin Tetelepta, mengatakan, sesuai yang disampaikan PT Pelindo, anggaran untuk pembayaran ganti rugi lahan akses jalan tol MNP sudah siap. Tanggal 28 Desember, atau paling lambat 30 Desember, akan dilakukan ground breaking.

“Kami menyerahkan kepada pihak Pelindo untuk melakukan presentase,” ungkap Febry Calvin dalam arahannya, di Kantor MNP, Jumat, 26 November 2021.

Sementara itu, Perwakilan PT Pelindo, Arwin, mengaku, pihaknya sudah menyediakan anggaran lewat Bank Mandiri untuk disalurkan kepada pihak yang menerima pembayaran ganti rugi lahan.

“Kita sudah target ground breaking di tanggal 30 Desember, dan itu kita sepakati di dalam forum ini. Kami sudah berkoordinasi dengan Bank Mandiri, tinggal berkoordinasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bambang Priono, mengatakan, pengurusan pembebasan lahan untuk tol akses MNP ini diselesaikan dengan waktu yang cukup singkat.

“Saya baru merasakan pekerjaan yang sangat-sangat cepat soal pembebasan lahan. Alhamdulillah target pembayaran di tanggal 15-16 Desember. Ini tinggal menunggu uang dari PT Pelindo supaya tidak ada kendala di kemudian hari,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengaku, sampai saat ini proses pembebasan lahan tol akses MNP ini belum ada kendala sama sekali. Tinggal menunggu persiapan ground breakingnya.

“Saya kira tidak ada kendala sama sekali. Saya kira malah kita lebih maju lagi satu hari dari time line yang ditetapkan,” tutupnya. (humassulsel)

Tentang Kami

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel